Unai Emery Diminta Segera Bertobat

Bekas pemain Arsenal, Lee Dixon, mengomentari keras style bermain yang diaplikasikan pasukan Unai Emery sekarang. Ia meyakini Emery tidak betul-betul tahu strategi atau susunan yang pas untuk The Gunners saat ini. Sesudah 12 laga Premier League, Arsenal masih jauh dibawah harapan. Pierre-Emerick Aubameyang dkk. cuma dapat menuai dua kemenangan dari 10 laga paling akhir mereka, cuma dapat mengumpulkan 17 point. Mengakibatkan, tempat Unai Emery mulai labil.

Masih Belum Jelas Kapan Mohamed Salah Bisa Main Lagi

Bekas pelatih Sevilla ini dipandang tidak patut mengatasi Arsenal, lebih sebab beberapa ketetapan anehnya yang sering bikin rugi team. Dixon juga merasakan demikian, memandang Emery belum mengakhiri permasalahan apapun. Buat Dixon, ada sangat banyak permasalahan yang butuh dituntaskan Emery. Tetapi, yang paling penting ialah ciri-ciri team yang demikian lemah. Mental tim Arsenal kurang original: tidak cukup suggestion: kuat, seringkali biarkan musuh cetak gol dengan gampang.

MU Gelontorkan 200 Juta Pounds untuk Transfer Dua Pemain

“Dari eksperimen shooting di satu bagian [ke gawang lawan] lalu memberi penalti pada musuh di lain sisi cuma dalam 20 detik – itu tidak bisa berlangsung, harus di stop,” kata Dixon pada Express. “Sama dengan laga kontra Watford, atau waktu menantang Aston Villa, waktu menantang Liverpool saat ia [Emery] turunkan posisi tengah yang begitu sempit serta biarkan bek-bek sayap Liverpool bermain bebas.” “Saya dapat pilih laga mana juga serta lakukan analisa yang sama,” paparnya. Secara singkat, Dixon meyakini Emery tidak paham apa yang ia lakukan. Pilihan susunan serta taktiknya beresiko, aneh, condong jelek.

Manchester United Segera Rekrut Pemain Fiorentina Ini?

Sayangnya, beberapa pemain tidak dapat menyanggah sebab tidak punyai pemimpin. “Hal sama berlangsung tiap minggu, ini harus selekasnya di stop serta beberapa pemain harus mengatakan: ‘kami tidak paham apa yang anda kerjakan, pelatih, dapatkah kami mengubahnya? Dapatkah kami mengubah suatu hal?’,” lanjut Dixon. “Tetapi, tidak ada pemimpin dalam team itu, tidak ada Patrick Vieira yang berani mengatakan: ‘bos dapatkah kami mengubah style bermain atau sejenisnya?’,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme